21 January 2017

Hukum Islam Memamerkan Makanan Di Sosial Media

Advertisement
Hukum islam memamerkan makanan di sosial media adalah kemajuan teknologi digital membuat orang ingin memposting momen berharga dan selalu mengunggah ke media sosial facebook, Twitter, Instagram dan yang lainnya, namun sekarang masyarakat mengenal unggahan foto itu dengan nama Food Photography, sudah menjadi tren di masyarakat bahkan di dunia, foto yang di hasilkannya pun sangat menggoda selera kita yang melihat foto tersebut, akan tetapi ada masyarakat yang berpendapat bahwa Food Photography tidak baik dan tidak boleh di unggah.

Hukum Islam Memamerkan Makanan Di Sosial Media


Akibat Memamerkan Makanan Di Sosial Media

Bagi anda yang sangat suka memposting foto makanan sebelum mereka memakan makanan itu sangatlah anda harus berhati-hati, bila jadi kebiasaan maka akan timbul gejala gangguan penyakit mental atau psikologis. Pernyataan ini di ungkapkan Dr.Valerie Taylor seseorang seorang psikiater dari Women's College Hospital University of Toronto Kanada, dia menyatakan kebiasaan ini akan memungkinkan seseorang untuk keluar rumah mencari makanan yang menarik, bukan karena keinginannya untuk pergi makan, dan membagikannya ke media sosial.

Ini akan menyebabkan gangguan selera makan seseorang atau gejala gejala lain seseorang yang jarang di lakukan oleh orang biasa lainya. Sebuah studi menunjukkan yang dilakukan Team University of Rochester California tahun 2012 mengatakan orang yang sering melihat foto makanan yang lezat dan mengunggah selera akan merangsang otak mereka akan makan yang secara berlebihan, karena itu beberapa restoran di New York memberlakukan peraturan setiap pelanggan agar tidak memotret makanan tersebut.


Menurutnya makanan yang telah di hidangkan harus segera di makan, karena dapat menghilangkan gizi atau cita rasa makanan tersebut, dan melakukan pemotretan di rumah makan tersebut akan mengganggu orang lain yang sedang makan. 

Memamerkan Makanan Menurut Islam

Pada zaman yang berkembang dengan pesat pada sekarang ini termasuk teknologi media sosial, membuat banyak orang mengembangkan segala aktifitasnya atau momen berharga nya ke dalam media sosial tersebut untuk di share ke facebook. Twitter, instagaram dan yang lainnya. Dengan mengunjungi tempat-tempat makan atau makanan lainnya dan mengunggah hasil foto tersebut dan orang lain melihatnya dan sebagian orang lain tidak menyadari akan mengunggah foto makanan lainnya ke media sosial.

Hukum Pamer Makanan Menurut Islam

Pamer makanan di media sosial baik itu sekedar mengunggah atau mengunggah setelah itu di makan adalah bukan hal yang penting, itu hanya unggahan dan orang yang menilai sebuah foto tersebut. Hal seperti itulah yang sangat di takuti orang yang setiap saat setiap waktu selalu mempostingnya, dalam sebuah riwayat:

Sesungguhnya nabi melarang untuk memakan makanan yang dimasak oleh dua orang yang berlomba, hadits riwayat Abu Daud. Maksud arti kata dua orang yang berlomba adalah dua orang yang berlomba menyambut tamunya dengan tujuan berlomba, pamer, ria, dan ingin di puji.

Dan ada juga riwayat dari Fatmah binti Husain Rasulallah SAW bersabda: Sesungguhnya seburuk-buruk umatku adalah suatu generasi yang tumbuh besar dalam kemewahan mencari beraneka ragam jenis makanan dan model pakaian lantas sombong dan berbicara. Hadits riwayat Ahmad. Hadits di atas maknanya adalah Rasulallah SAW mengajarkan kepada umatnya agar tidak ria dan tidak memamerkan makanan yang dimilikinya.

Walaupun tidak ada agama yang melarang hal tersebut atau dalam undang-undang negara tidak melarangnya untuk memposting makanan tersebut . yang harus di perhatikan adalah bagaimana kita tidak berbuat ria, sombong, pamer, atau menjadi hobi yang sangat berlebih-lebihan.  Hal pamer ini adalah  sifat yang amat tidak baik, hal ini sangat di larang oleh agama islam sendiri,  walaupun kita banyak harta, akan tetapi Allah SWT sangat melarang untuk memamerkan harta tersebut, karena akan menjadikan kita orang yang bersifat sombong dan ria.

Itulah Hukum Islam memamerkan makanan di sosial media agar kita tidak menjadi orang yang sombong dan bersifat buruk lainnya. Semoga artikel dari caramuslim ini bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga: Hadits Tentang Bertakwa Kepada Allah SWT

Author Profile

About Taufiqurrahman

0 Komentar Hukum Islam Memamerkan Makanan Di Sosial Media

Post a Comment

Back To Top