21 May 2017

Hukum Wanita Bekerja Dalam Islam

Advertisement
Hukum wanita bekerja dalam islam – Pada zaman sekarang dan dunia sangat berkembang dengan pesatnya dengan cepat. Semakin berkembangnya dunia ini maka akan semakin tinggi juga kebutuhan sehari-hari. Dalam hal ini bagi orang yang berkeluarga yang suaminya berpenghasilan serba berkecukupan maka akan semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

hukum wanita bekerja dalam islam

Maka untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka sebagian para istri juga ikut bekerja dan mencari nafkah. Dalam urusan mencari nafkah seharusnya adalah seharusnya adalah kewajiban seorang suami. Dalam hal ini timbul sebuah pertanyaan, apakah hukumnya jika seorang wanita bekerja mencari nafkah dalam islam.

Hukum Wanita Bekerja Dalam Islam

Dalam surat Al-Jumu’ah ayat 10 Allah Berfirman : apabila telah di tunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

Kemudian Dalam surat Al-Qasas ayat 77 Allah berfirman:

Dan carilah apa yang telah di anugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

Kemudian dalam surat An-nisa ayat 32 Allah SWT berfirman yang artinya: Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Arti dari ayat di atas di jelaskan bahwa wanita boleh bekerja hukumnya mubah. Dan mereka bekerja akan mendapatkan apa yang telah mereka kerjakan.

Hukum Wanita Bekerja Menurut Ulama

Hukum wanita bekerja menurut para ulama berbeda-beda,  namun di balik berbedanya pendapat dari para ulama kita yang mengartikan bagaimana yang terbaik.

1. Wajib

Dalam islam wanita akan menjadi wajib untuk bekerja di karenakan suaminya dalam keadaan sakit atau tidak dapat bekerja lagi. Dan tidak adalah yang akan mencari nafkah selain istri sendiri. Atau yang belum mempunyai keluarga mereka tidak ada lagi yang dapat mencari nafkah maka wanita ini wajib untuk bekerja untuk kebutuhan sehari-hari

2. Tidak Boleh Atau Di Larang

Hukum wanita bekerja di dalam islam di larng atau tidak boleh karena tidak sesuai dengan ajaran islam. Dalam islam wanita di tugaskan dalam mengurus rumah tangganya, mendidik anak-anaknya dan suaminya. Dan jika wanita bekerja dan mempunyai penghasilan yang lebih tinggi di kawatirkan wanita ini akan merasa lebih baik dari pada suaminya. Dan ini sangat di larang dalam ajaran islam.

Baca juga:

3. Mubah

Hukum wanita bekerja menurut islam atau menurut para ulama yaitu mubah atau boleh,  wanita islam tidak ada larangan mereka untuk bekerja asalkan mereka dapat mengerti dan apa hak dan kewajiban mereka. Kemudian menurut Al-Qur’an dan hadist yang membolehkan wanita dapat bekerja yaitu sebagai berikut:

A Menutup Aurat

Allah SWT berfirman dalam surat An-Nas ayat 31 yang artinya: Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Dalam ayat di atas di jelaskan bahwa wanita boleh bekerja di luar rumah asalkan mereka menutupi aurat dan berhijab, mereka tidak boleh memperlihatkan perhiasan atau arat mereka kecuali kepada suami mereka. Agar saat wanita bekerja di luar rumah akan terlindungi dari orang yang berbuat tidak baik kepada mereka.

B Harus Seizin Orang Tua Atau Suami Bagi Yang Sudah Menikah

Dalam Firman Allah SWT dalam surat An-Nisa ayat 34 di jelaskan:

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Dari ayat di atas di jelaskan bahwa seorang suami adalah pemimpin bagi wanita yang telah menikah, dan bagi wanita istri atau yang ingin bekerja maka harus dapat izin dari suaminya. Dan bagi yang belum menikah harus dapat izin dari keluarga mereka.

C Tetap Menjalani Tugas Sebagai Istri

Bagi wanita yang ingin bekerja untuk membantu suaminya maka mereka harus tetap melaksanakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga, mendidik anak, mengurus suami dan yang lainnya.

D Pekerjaan Tidak Memimpin Kaum Laki-Laki

Ulama menjelaskan bahwa seorang wanita tidak boleh menjadi pemimpin bagi kaum laki-laki. Jadi wanita yang pekerjaannya mempunyai bawahan laki-laki maka tidak di bolehkan dalam islam.

Itulah hukum wanita bekerja dalam islam yang dapat caramuslim.com tuliskan dalam artikel ini. semoga bagi yang membacanya dapat mengamalkannya sehari-hari dan dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Amin.

Baca Juga:

Author Profile

About Taufiqurrahman

0 Komentar Hukum Wanita Bekerja Dalam Islam

Post a Comment

Back To Top